PEMERINTAHAN BANDAR LAMPUNG
Dengan Undang-undang No. 5 tahun 1975 dan Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 1982 tentang perubahan wilayah, maka kota Bandar Lampung diperluas dengan pemekaran dari 4 kecamatan 30 kelurahan menjadi 9 kecamatan 58 kelurahan. Kemudian berdasarkan SK Gubernur No. G/185.B.111/Hk/1988 tanggal 6 Juli 1988 serta surat persetujuan Mendagri nomor 140/1799/PUOD tanggal 19 Mei 1987 tentang pemekaran kelurahan di wilayah kota Bandar Lampung, maka kota Bandar Lampung terdiri dari 9 kecamatan dan 84 kelurahan. Pada tahun 2001 berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung No. 04, kota Bandar Lampung menjadi 13 kecamatan dengan 98 kelurahan.
Sejak berdirinya kota Bandar Lampung upaya peningkatan potensi-potensi yang ada terus dilakukan dengan upaya peningkatan pembangunan daerah yang dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan yang lebih terpadu dan terarah agar sumberdaya yang ada dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien.
Perkembangan pembangunan yang digerakkan pemerintah, swasta dan masyarakat, sebagian dilakukan dalam rangka deregulasi dan debirokratisasi sebagai terobosan terhadap tatanan yang ada untuk mempercepat terapainya pertumbuhan dan pemerataan pembangunan serta persiapan menghadapi era globalisasi.
Kota Bandar Lampung dipimpin oleh seorang walikota. Saat ini, jabatan walikota Bandar Lampung dijabat oleh Drs. H. Herman HN., M.M. dengan jabatan wakil walikota dijabat oleh Thobroni Harun. Wilayah Kota Bandar Lampung dibagi menjadi 13 kecamatan.
IBU KOTA PROVINSI LAMPUNG
Secara geografis, kota ini menjadi pintu gerbang utama pulau Sumatera, tepatnya kurang lebih 165 km sebelah barat laut Jakarta, memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat dan aktivitas pendistribusian logistik dari Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya. Kota Bandar Lampung memiliki wilayah seluas 192,96 km²[3][4]
Saat ini kota Bandar Lampung merupakan pusat pendidikan dan kebudayaan serta perekonomian di provinsi Lampung.
DINAS KESEHATAN PROVINSI LAMPUNG
Informasi Alamat Rumah Sakit di Provinsi Lampung:
1. RSUD Dr. Hi. Abdul Moeloek
Jl. Dr. Rivai 6 Penengahan Bandar Lampung (telp. 0721-703312)
2. RS Imanuel
Jl. Soekarno Hatta Way Halim Bandar Lampung (telp. 0721-704900)
3. RSUD Demang Sepulau Raya
Jl. Lintas Sumatera Panggungan Terbanggi Agung Gunung Sugih
(telp. 0725-529838)
4. RS Islam Asy-Syifaa
Jl. Raya Lintas Sumatera KM. 65 Bandar Jaya (telp. 0725-25264)
5. RS Yukum Medical Centre
Jl. Negara No. 99 KM. 67 Yukum Jaya (telp. 0725-25333/25988)
6. RSUD Kota Agung
Jl. Soekarno Hatta Kompleks Islamic Centre Kota Agung
(telp. 0828 7029494)
7. RSUD Mayjend HM Ryacudu
Jl. Jend. Sudirman No. 2 Kotabumi (telp. 0724-22095)
8. RS Handayani
Jl. Soekarno Hatta No. 94 Kotabumi (telp. 0724-328399)
9. RSUD Sukadana
Jl. Letnan Adnan Sanjaya, Lintas Timur Mataram Marga Sukadana
(telp. 0725-625326)
10. RSUD Zainal Abidin Pagar
Jl. Raya Lintas Sumatera, Blambangan Umpu, Way Kanan
11. RSUD Menggala
Jl. Raya Lintas Timur Sumatera, Menggala (telp. 0726-21778)
KABUPATEN DI LAMPUNG
MAKANAN KHAS LAMPUNG
ABJAD AKSARA LAMPUNG
Anak Huruf
Anak huruf yang letaknya di atas induk huruf :
| Bicek, berbunyi E | |
| Ulan, berbunyi I | |
| Ulan, berbunyi É | |
| Datasan, berbunyi AN | |
| Rejunjung, berbunyi AR | |
| Tekelubang, berbunyi ANG |
Anak huruf yang letaknya di bawah induk huruf :
| Bitan, berbunyi U | |
| Bitan, berbunyi O | |
| Tekelungau, berbunyi AU |
Anak huruf yang letaknya di belakang induk huruf :
| Tekelingai, berbunyi AI | |
| Keleniah, berbunyi AH |
Tanda Baca dan Angka
Tanda Baca :
| Tanda MULA | |
| Tanda KOMA | |
| Tanda TITIK | |
| Tanda TANYA | |
| Tanda SERU | |
| Tanda NENGEN | |
| Tanda PENGHUBUNG | |
| Tanda ATAU | |
| Tanda KUTIP | |
| Tanda TITIK DUA | |
| Tanda KURUNG |
Angka :
Angka latin : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, ... dst
Angka Romawi : I, II, III, IV, V, VI, VII, ... dst
Angka Lampung :





